Thursday, October 31, 2013

Putin Berharap Sekolah Ajarkan Islam Moderat

Putin Berharap Sekolah Ajarkan Islam Moderat

Kamis, 24 Oktober 2013, 13:33 WIB
Komentar : 0
AP/Alexander Zemlianichenko
Vladimir Putin
Vladimir Putin

REPUBLIKA.CO.ID, BASHKORTOSTAN--Presiden Rusia, Vladimir Putin kembali berkomentar soal sekolah teologi Islam. Ia berharap sekolah itu mengajarkan pendidikan Islam moderat.

"Jika tantangan saat ini mau ditangani secara efektif, maka otoritas tertinggi ulama Rusia dan sekolah teologi Islam harus dipertahankan," kata dia seperti dilansir The Voice of Rusia, Kamis (24/10).

Putin mengungkap diantara tugas yang paling penting adalah menjadikan sekolah teologi Islam yang menjamin kedaulatan ruang keagamaan di Rusia. "Yang dapat saya katakan, Rusia tidak akan pernah terlibat dalam ketegangan antara Barat dan dunia Islam. Rusia tidak pernah tertarik soal itu," kata dia.

Menurut Putin, kehadiran Rusia di Timur Tengah dan dunia Islam ingin menjalin persahabatan yang lebih erat. "Kita harus lebih aktif mengungkap hal berbahaya, termasuk informasi dan opini publik yang bertujuan memanipulasi," kata dia. 

Belum lama ini, Pemerintah Rusia memutuskan membuka program studi Islam. Kebijakan ini dimaksudkan agar Muslim Rusia tidak perlu belajar studi Islam di luar negeri.

Wakil Kepala Direktorat Spiritual Islam Rusia, Dami Gizatulis mengungkap program studi itu dapat ditempuh selama tiga atau lima tahun. Nantinya, dalam pendidikan itu akan disisipkan materi pendidikan yang menghargai perbedaan dan prinsip-prinsip hidup berdampingan secara damai.

"Ini merupakan wujud dari mimpi lama kami," katanya.

Meski, banyak kalangan menilai dibukanya program studi Islam di Rusia lebih dikarenakan kekhawatiran Kremlin terhadap inflintrasi pendidikan terorisme yang diperoleh Muslim Rusia ketika belajar di luar negeri.

Sementara, kalangan di Rusia menyebut usaha itu merupakan langkah yang perlu diapresiasi.

Putin: Islam Bagian Terpenting Rusia

Putin: Islam Bagian Terpenting Rusia

Kamis, 24 Oktober 2013, 13:28 WIB
Komentar : 3
AP/RIA Novosti, Alexei Nikolsky, Presidential Press Service
Russian President Vladimir Putin (file photo)
Russian President Vladimir Putin (file photo)

REPUBLIKA.CO.ID, BASHKORTOSTAN--Sikap Presiden Rusia, Vladimir Putin, soal umat Islam memang tidak bisa ditebak. Sebelumnya, Putin merupakan pihak yang menentang keras pembangunan masjid di Moskow.

Kini, Putin memuji Islam sebagai bagian terpenting dalam masyarakat Rusia yang beragam. "Nenek moyang kami tidak pernah mendiskriminasi satu sama lain atas dasar etnis dan keyakinan," kata dia ketika bertemu ulama Muslim di Ufa, Bashkortostan, Seperti dilansir The Voice of Rusia,Kamis (24/10).

"Mereka saling menghormati dan mendukung dalam suka dan duka. Mereka juga meninggalkan kia warisan yang besar, yakni persahabatan yang menghindarkan kita saling menghancurkan dan menyalahkan," tambah dia.

Sebelumnya, ketika berbicara dengan Dewan Mufti Rusia, Selasa lalu, Putin menekankan Islam merupakan mutiara dari budaya Rusia. Ia juga memuji peranan komunitas Muslim dalam menjaga harmonisasi hubungan antar umat beragama di Rusia.

Yang menarik, pujian Putin ini terlontar setelah terjadi serangan ekstrimis. Ini yang sempat menganggu persiapan Rusia menjadi tuan rumah Olimpade Musim Dingin 2014.  "Pemerintah dan umat Islam menghadapi masalah baru dalam masalah ini. Saya mengharapkan masalah ini bisa diselesaikan bersama-sama," kata dia.

Putin mengungkap umat Islam selalu menjadi korban politik dalam mempertahankan konflik. Ini yang membuat lemah dan pecah belah negara," kata dia

Lagi, Muslimah Inggris Jadi Korban Serangan Islamofobia

Lagi, Muslimah Inggris Jadi Korban Serangan Islamofobia

Kamis, 24 Oktober 2013, 13:08 WIB
Komentar : 0
avizora.com
Islamofobia (ilustrasi)
Islamofobia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, NEWCASTLE--Menangis dan gemetar, itulah yang dirasakan Khadijah Mohamed, perawat Muslim Newcastle selepas alami serangan Islamofobia. "Aku ditarik dari belakang, seorang pria lalu berteriak apakah aku salah satu dari mereka. Dia benar-benar agresif," ungkap dia, seperti dilansir Fox News, Kamis (24/10)

Khadijah sendiri ketika itu.Beruntung ada orang yang melihatnya. Pria misterius itu segera melarikan diri."Aku takut sekali, menangis dan gemetar. Saya bersyukur ada orang yang melihat dan membantu saya," kata dia sembari menyeka air matanya.

"Saya pikir rumah sakit adalah tempat yang aman. Ternyata tidak juga," tambanya.

Menurut Khadijah, pria yang menyerangnya mungkin tidak memahami dengan baik ajaran Islam. Itu sebabnya, insiden macam ini merupakan pekerjaan rumah umat Islam agar lebih mempromosikan ajaran Islam. "Yang perlu mereka ketahui, seorang Muslim adalah manusia biasa. Itu sebabnya, kita perlu memberikan penjelasan kepada mereka," ucapnya.

Insiden ini bukan yang pertama kali semenjak tewasnya seorang tentara Inggris. Riset yang digagas Surat Kabar The Independent menunjukan sekitar 40-60 persen Islamic Center dan Masjid menjadi target serangan Islamofobia sejak tragedi 9/11. Riset ini mengingatkan, serangan Islamofobia akan menyebar ke seluruh Inggris Raya.

Dari proyek 'Tell Mama' yang dibiayai pemerintah Inggris tercatat telah terjadi 212 insiden serangan Islamofobia pascaserangan Woolwich. Sekitar 120 diantara terjadi di internet, 28 serangan fisik, dan 11 serangan terhadap masjid. 

Saturday, October 26, 2013

Waktu, Nikmat yang Kerap Terabaikan

Waktu, Nikmat yang Kerap Terabaikan

Sabtu, 26 Oktober 2013, 15:52 WIB
Komentar : 0
tecbat
Waktu (Ilustrasi)
Waktu (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, -- Nikmat waktu yang telah dianugerahkan, sayangnya kerap dilalaikan. Sehingga perputaran masa lebih sering tak dipergunakan dengan maksimal. 

Pengurus Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII) Kota Bogor Abdul Halim, mengatakan penegasan ini seperti dinukilkan di hadis riwayat Bukhari dari Ibnu Abbas RA. Rasulullah SAW menyebutkan, ada dua nikmat yang kerap diabaikan yakni nikmat luangnya waktu dan kesehatan.

Dia juga menjelaskan waktu merupakan hal paling berharga dan mahal yang dimiliki manusia. Hingga Allah SWT menyebutkan sumpahnya terhadap waktu dalam quran surah tersendiri yaitu al-Ashr. 

Ayat kedua surah tersebut menyatakan, sangat merugi bagi manusia yang menyia-nyiakan waktunya untuk hal yang tidak berguna. Sehingga memanfaatkan waktu merupakan kesempatan setiap individu untuk memilih selamat atau celaka.

Orang yang cerdas berarti dapat menahan diri dan menyiapkan diri untuk mempersiapkan bekal setelah kematian nanti.

Sedangkan orang yang bodoh hanya menginginkan hidup senang di dunia tanpa memanfaatkan waktu dan menyia-nyiakan hidupnya. “Mereka hanya berangan-angan saja untuk mendapatkan surga Allah SWT,” ujarnya. 

Penyebab banyak orang menyia-nyiakan waktu adalah karena menuruti hawa nafsu. Sedangkan orang yang hanya menuruti hawa nafsu tidak akan pernah puas. Orang yang tidak pernah puas tidak akan mendapatkan kebahagiaan dunia apalagi kebahagiaan akhirat.

Untuk itu setiap orang hendaknya dapat mengendalikan hawa nafsu agar dapat meningkatkan keimanan dan memanfaatkan waktu sebaikbaiknya. 

Bagi masyarakat yang menuruti hawa nafsu maka mereka tidak dapat berpikir jernih. Mereka akan mudah diadu domba dan sering dalam pertengkaran yang tidak berguna. Baik terhadap individu maupun terhadap kelompok tertentu.

Selain itu penyebab orang lalai terhadap waktu adalah karena tidak mengerti visi misi dan tujuan kehidupan. Abdul Halim mencontohkan seorang yang bertujuan untuk mendapatkan jabatan sebagai pemimpin harus memanfaatkan waktu kepemimpinannya dengan baik.

Sehingga mereka tidak hanya memanfaatkan jabatannya untuk mengeruk kekayan. Tetapi harus memiliki visi misi yang jelas dengan membangun umat. 

Jangan sampai setelah masa jabatan selesai malah justru mengkritik pemimpin sebelumnya, kenapa mereka tidak memanfaatkan waktu saat memimpin untuk memperbaiki hal yang dikritik.

Sangat penting, ujarnya, untuk mendidik mereka sejak dini terhadap arti penting waktu. Jangan sampai anak yang tidak autis malah diajarkan untuk autis. 

Artinya waktu yang dimiliki mereka hanya untuk belajar formal tanpa membagi waktunya dengan berinteraksi bersama keluarga dana teman-temannya.

Langkah sederhana untuk mendidik anak adalah tanggung jawab orang tua. Orang tua harus memiliki waktu khusus pada anak-anaknya. 

Mereka harus menyempatkan diri untuk mendidik. Jika secara fisik mereka tidak dapat bertemu dengan banyak waktu mereka dapat memantau melalui telepon.

Sementara itu, Kepala Sekolah International High School Jakarta, Ustaz Ahmad Mulyadi Kosim mengatakan waktu adalah amanat yang diberikan pada kita. Waktu adalah kehidupan, waktu adalah tanggung jawab amanah dan ibadah.

Ustaz Ahmad Mulyadi yang juga Dosen Agama Islam Pasca Sarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor mengatakan sebab orang lalai dari waktu karena faktor internal, yakni kurangnya pemahaman manfaat waktu. 

Kedua hawa nafsu yang mendorong manusia terhadap hal yang bermanfaat. Ketiga konteks pandangan hidup. Mereka mengartikan waktu bukan sebagai bagian hidup. Pola pikir manusia yang merasa waktu tidak penting.

Mereka lupa dengan memanfaatkan waktu. Keempat, berangkat lingkungan informasi yang diadopsi dengan waktu juga memengaruhi. Mereka mengartikan waktu hanya digunakan untuk mencari keduniaan saja. 

Menurutnya, pendidikan sejak dini perlu sekali harus ditanamkan. Anak diajarkan tidak boleh menyia-nyiakan waktu. Pemahaman akan menentukan keselamatan dunia akhirat adalah dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Contoh sederhana diajarkan mulai sejak di rumah. Orang tua harus mulai mengajarkan pada anak bagaimana mengelola waktu sesuai dengan kebutuhan ibadah, sekolah, dan bermain. 

Lingkungan mereka di sekolah dan di tempat lain juga harus diajarkan tepat waktu. Mereka pun tidak luput dari pengajaran agama yang banyak mengajarkan arti penting tepat waktu. 

Friday, October 25, 2013

Ajarkan Mandi Wajib pada Remaja

 republika.co.id

Ajarkan Mandi Wajib pada Remaja

thedailysheeple.com

Bersuci/ilustrasi

Bersuci/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Mandi wajib itu bagaimana sih? Makasih Bunda.

Nadira (11 tahun, 6 SD)

Jakarta

Nadira, bila darah sudah berhenti keluar, berarti masa menstruasimu sudah selesai. Jadi harus segera mensucikan diri dengan mandi wajib karena harus menunaikan ibadah-ibadah wajib. Kalau setelah mandi wajib ternyata darahnya keluar lagi, maka kamu harus kembali mandi wajib untuk mensucikan diri.

Berikut adalah cara-cara untuk mandi wajib:

1. Mengucapkan niat untuk bersuci (Aku berniat mensucikan diri dari hadats kecil dan hadats besar karena Allah)

2. Membasuh kedua tangan

3. Membasuh kemaluan

4. Berwudhu seperti mau shalat (namun boleh menangguhkan membasuh kedua kaki sampai selesai mandi)

5. Siramlah air ke bagian tubuh sebelah kanan sebanyak tiga kali, kemudian sebelah kiri sebanyak tiga kali, lalu menyiramkan air ke sekujur tubuh. Jangan sampai ada satu bagian tubuhpun yang terlewat ya.

6. Membasuh kaki

Rangkaian diatas itu ada yang wajib ada yang sunnah. Bagian yang wajib dan menjadi rukun dalam mandi wajib hanya ada 2 hal, yaitu berniat,untuk membedakan dari ibadah atau kebiasaan, dan kedua adalah membasuh seluruh anggota tubuh.

Untuk hal-hal lainnya seperti cara menggunakan pembalut dan cara membersihkannya tanya ibumu ya nak. Juga mengenai apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan selama mens. Selamat menanti menjadi baligh ya. Jika kamu sudah mens nanti berarti Nadira sudah secara penuh bertanggungjawab atas segala perbuatan yang kamu lakukan. Jaga dirimu baik-baik.

Salam sayang, 

Bunda  

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Rubrik Konsultasi Buah Hati

Hati-hatilah terhadap dusta. Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka. Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta (pembohong)((HR. Bukhari))